Kulit Salmon Ternyata Punya Nutrisi yang Luar Biasa

By | May 22, 2018

Benarkah kulit salmon tidak bisa dimakan? Sebab, hampir semua orang hanya makan daging yang kaya lemak sehat, lalu melempar duri dan kulit hanya karena rasanya tidak berguna.
Salmon adalah salah satu ikan yang direkomendasikan oleh Food and Drug Administration (FDA) di Amerika Serikat, bahkan orang dianjurkan untuk makan salmon dua hingga tiga kali per minggu. Karena salmon mengandung asam lemak omega-3, vitamin B dan D, niasin, dan fosfor yang baik untuk tubuh.

Makan daging salmon sama sehatnya dengan makan kulit salmon. Namun, kebanyakan orang memilih untuk tidak makan kulit ikan yang bergizi ini karena teksturnya cenderung lembab dan kenyal dan justru mengurangi nafsu makan.

Dilansir dari Healthline, kulit salmon umumnya aman dikonsumsi. Namun, ini juga tergantung pada kondisi salmon itu sendiri dan kondisi kesehatan orang-orang yang memakannya. Jadi, Anda perlu tahu metode pengolahan yang tepat saat memasak kulit ikan salmon agar tetap sehat dan lezat.

Dalam 1 porsi kulit salmon goreng sebanyak 18 gram, ia mengandung 100 gram kalori, 7 gram lemak, 10 gram protein, dan 190 gram natrium. Dibandingkan dengan bagian daging, kulit ikan salmon mengandung konsentrasi protein dan asam lemak omega-3 tertinggi. Asam lemak ini berguna untuk mengurangi kadar trigliserida dan mengurangi risiko penyakit jantung.

Memasak salmon yang masih dilapisi kulit berguna untuk menjaga nutrisi dan minyak dalam salmon. Sebab, biasanya minyak ikan salmon akan hilang dalam proses persiapan sebelum dimasak.

Meskipun kulit salmon lebih sehat dari segi protein, Anda tidak dapat memakannya dalam jumlah besar karena kalori dan kadar natriumnya cukup tinggi. Karena itu, bagi Anda yang menderita hipertensi, memiliki riwayat stroke, dan sedang berusaha menurunkan berat badan tidak disarankan untuk mengkonsumsinya secara berlebihan.
Selain itu, meski mengandung sejumlah manfaat bagi tubuh, salmon juga memiliki beberapa risiko terhadap kesehatan. Sebagian besar salmon di dunia telah terkontaminasi karena pencemaran lingkungan, sehingga kontaminasi dapat masuk ke tubuh Anda.

Bahan kimia seperti polychlorinated biphenyls (PCBs) yang berasal dari lingkungan dapat diserap melalui kulit salmon. PCB ini adalah karsinogen (penyebab kanker) yang sering dikaitkan dengan efek cacat lahir saat dikonsumsi. Salmon juga menyerap metilmerkuri, bahan kimia yang beracun jika dikonsumsi dalam jumlah besar.

Pada dasarnya, manfaat kulit salmon masih lebih besar daripada risikonya, asalkan salmon berasal dari air yang tidak tercemar. Nah, Anda bisa mengolah kulit salmon menjadi beberapa hidangan makanan, baik dengan cara dipanggang atau digoreng sebagai camilan sehat yang renyah dan lezat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *